Yogyakarta, 11 Maret 2026 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan hidup, SD Muhammadiyah Suronatan Yogyakarta menggelar acara sosialisasi pengolahan sampah pada hari ini, Rabu (11/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut menghadirkan narasumber dari pengelola Bank Sampah Surolaras, yakni Ibu Ida dan Ibu Sri Untari.
Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 beserta para guru. Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Suronatan, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah untuk membentuk karakter peduli lingkungan pada peserta didik.
"Kami ingin anak-anak tidak hanya paham teori, tetapi juga memiliki keterampilan dalam mengelola sampah, terutama memilah sampah rumah tangga dan sampah plastik. Harapannya, ilmu ini bisa mereka praktikkan di rumah masing-masing," ujarnya.
Ibu Ida dan Ibu Sri Untari dari Bank Sampah Surolaras memberikan materi dengan metode yang interaktif dan mudah dicerna oleh anak-anak. Mereka menjelaskan jenis-jenis sampah organik dan anorganik, dampak buruk sampah plastik bagi ekosistem, serta manfaat ekonomi dari menabung sampah di bank sampah.
"Bank sampah bukan hanya tempat membuang sampah, tapi juga tempat menabung. Sampah-sampah yang sudah dipilah dan dibersihkan memiliki nilai rupiah. Jadi, selain menjaga lingkungan, adik-adik juga bisa mendapatkan manfaat ekonomi," jelas Ibu Ida di hadapan para siswa.
Antusiasme siswa terlihat tinggi. Mereka aktif bertanya mengenai cara memilah sampah yang benar dan bagaimana proses sampah bisa menjadi barang bernilai jual. Puncak acara sosialisasi ditandai dengan simulasi praktik memilah sampah yang melibatkan perwakilan siswa.
Kegiatan ini diakhiri dengan pembuatan kolase dari bahan sampah kertas dan plastik untuk kelas 1 dan 2, penanaman tanaman buah dan toga untuk siswa kelas 3 dan 4, serta pembuatan ecobrik untuk kelas 5 dan 6. Pihak sekolah berencana untuk menindaklanjuti sosialisasi ini dengan menggulirkan program "Jumat Bersih dan Bawa Sampah Bernilai" serta menjalin kemitraan berkelanjutan dengan Bank Sampah Surolaras untuk penampungan hasil pilahan sampah siswa.