Orang tua adalah pendidik pertama dan utama bagi anak. Pembentukan karakter anak sangat bergantung pada teladan nyata, pola asuh serta nilai moral dan agama yang diajarkan sejak usia dini. Peran utama orang tua :
a. Menjadi teladan
Anak adalah peniru ulung. Mereka merekam dan meniru sikap, ucapan, dan perilaku keseharian orang tua di rumah. Bahkan ada pepatah bawa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya yang artinya prilaku anak tidak jauh dari perilaku orang tuanya. Bagi orang tua yang menyadari hal ini tentu saja tidak hanya sekedar memberi nasehat tetapi sekaligus memberikan contoh yang baik.
Sebagai contoh : orang tua menasihati anaknya sholat tepat waktu tapi orang tuanya sendiri asyik nonton TV.
b. Pemberi dasar moral dan agama
Menanamkan nilai kejujuran, sopan santun, dan empati, serta ajaran spiritual sebagai pedoman hidup. Tanamkan kejujuran sejak dini, sekecil apapun, karena kejujuran adalah modal utama untuk menanamkan kepercayaan bagi orang lain.
c. Pemberi dukungan emosional
Menciptakan rasa aman, kasih sayang, dan pendampingan mental saat anak menghadapi kegagalan atau masalah. Tidak sedikit orang tua yang justru menyalahkan atau memarahi anak ketika anak gagal mencapai sesuatu yang diinginkan orang tua.
Sebagai contoh : Anak mendapatkan nilai jelek saat ulangan matematika.
Seharusnya yang dilakukan orang tua adalah memberikan dukungan dan motivasi untuk anak untuk lebih giat belajar dan mencari solusi tentang kesulitan yang di hadapi anak terhadap materi tersebut.
d. Pengawasan dan bimbingan sosial
Mengontrol pergaulan anak, memilah tontonan atau lingkungan bermain serta mengenalkan aktivitas yang positif, Mengajarkan disiplin dan tanggungjawab melalui aturan yang jelas serta konsekuensinya agar anak mandiri.